![]() |
| Pemateri Sedang melakukan evaluasi pembuatan video konten dari peserta [dok.mediadesaonline] |
YOGYAKARTA — Memasuki hari kedua pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Talenta Konten Kreator Digital Batch 2, para peserta mendapatkan materi yang lebih mendalam mengenai strategi membangun identitas sebagai kreator digital profesional. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata DIY melalui bidang Ekonomi Kreatif ini menjadi langkah nyata dalam mencetak talenta kreatif yang mampu bersaing di era ekonomi digital.
Bertempat di Yogyakarta, Rabu (3/6/2026), peserta yang berasal dari berbagai latar belakang pelaku ekonomi kreatif tampak antusias mengikuti rangkaian pelatihan. Pada hari kedua, fokus pembelajaran diarahkan pada penentuan niche konten, target audiens, personal branding, hingga strategi menjalin kerja sama dengan berbagai brand atau perusahaan.
Narasumber Fitria Rin Wahyudinur dalam sesi bertajuk Creative Ideation & Content Planning ala Content Creator Professional menjelaskan pentingnya seorang kreator memiliki karakter dan segmentasi audiens yang jelas. Menurutnya, banyak kreator gagal berkembang bukan karena kurang kreatif, melainkan karena belum menemukan identitas yang kuat dalam konten yang diproduksi.
“Konten yang berhasil bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki arah yang jelas. Kreator harus memahami siapa audiensnya, apa kebutuhan mereka, dan bagaimana memberikan nilai melalui setiap konten yang dibuat,” ujarnya di hadapan peserta.
Selain mempelajari teknik brainstorming ide, peserta juga dibekali kemampuan menyusun content pillar, kalender konten, dasar storytelling digital, hingga metode riset konten yang biasa diterapkan tim pemasaran profesional. Materi tersebut diharapkan mampu membantu peserta menghasilkan konten yang lebih terarah, konsisten, dan berkualitas.
Memasuki sesi berikutnya, peserta mendapatkan wawasan mengenai sisi bisnis dunia kreator digital. Dalam materi The Business Side: Menjemput Kerja Sama dengan Brand, peserta belajar tentang penyusunan rate card, teknik negosiasi, hingga strategi pitching kepada calon mitra. Materi ini menjadi salah satu sesi yang paling diminati karena membuka peluang bagi kreator untuk memperoleh penghasilan dari aktivitas digital yang mereka jalankan.
Tidak hanya berbicara soal teknis dan bisnis, penyelenggara juga memberikan penguatan mental melalui sesi Sustainability – Konsistensi dan Mental Resilience. Dalam sesi ini peserta diajak memahami bahwa kesuksesan sebagai kreator digital tidak diperoleh secara instan, melainkan membutuhkan konsistensi, ketekunan, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan di media sosial.
Pada siang hari, kegiatan dilanjutkan dengan workshop praktik membuat konten video endorsement. Peserta diajak menyusun konsep, menulis naskah, melakukan pengambilan gambar, hingga proses editing sederhana. Melalui praktik langsung tersebut, peserta dapat merasakan alur kerja profesional dalam memproduksi konten promosi untuk kebutuhan brand.
Menariknya, kegiatan juga menghadirkan paparan mengenai kebijakan pemerintah daerah dalam penguatan ekonomi kreatif. Materi tersebut menegaskan bahwa sektor kreatif digital kini menjadi salah satu pilar penting pertumbuhan ekonomi yang terus mendapatkan perhatian pemerintah.
Menjelang akhir kegiatan, peserta diminta menyusun draft ide dan naskah konten yang kemudian diproduksi menjadi video pendek lengkap dengan voice over dan proses editing. Hasil karya peserta selanjutnya dievaluasi bersama sebagai bagian dari pembelajaran kolaboratif.
Salah satu peserta mengaku mendapatkan banyak wawasan baru yang dapat langsung diterapkan dalam pengembangan akun media sosial maupun usaha yang dimiliki. Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya mengajarkan cara membuat konten yang menarik, tetapi juga membuka pemahaman mengenai bagaimana mengubah kreativitas menjadi peluang ekonomi.
Melalui Bimtek Pengembangan Talenta Konten Kreator Digital Batch 2 ini, Pemerintah Daerah DIY berharap lahir generasi kreator yang tidak hanya kreatif dan inovatif, tetapi juga mampu membangun personal branding yang kuat, menghasilkan konten berkualitas, serta berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi kreatif daerah. Semangat kolaborasi, inovasi, dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi menjadi bekal penting bagi para peserta untuk menghadapi persaingan industri digital yang semakin dinamis.
![]() |
| Kegiatan hari ke dua bimtek pengembangan talenta konten kreator digital [Dok.mediadesaonline] |


0 Komentar