MEDIA DESA ONLINE

MEDIA DESA ONLINE
mediadesaonline.com merupakan situs berita online yang berdiri tahun 2023 dan berbadan hukum. Dikelola oleh PT. WEB DIGITAL MARKETING, berkedudukan di Sleman Berita dan informasi yang kami sajikan khusus seputar perkembangan desa di Indonesia mulai dari wisata, ekonomi, politik, pendidikan, pemerintahan, teknologi, dan lain-lain namun pada umumnya segala hal yang dirasa perlu diberitahukan kepada khalayak kami akan mengabarkan kepada semua pembaca.

DAPUR BAROKAH

DAPUR BAROKAH
JUAL NASIBOX ONLINE PERTAMA DIJOGJA

JASA KELOLA MEDSOS

JASA KELOLA MEDSOS
ANTI RIBET UNTUK JALANKAN MEDSOS

MEDIA DESA ONLINE

Selalu Ada Yang Baru

Blogroll

About

Koordinator PABPDSI SOLO RAYA, Wisnu Widiatmoko, SE Hadiri Dies Natalis ke-27 BPD dan Rapimnas di Jakarta

 

KOORDINATOR PABPDSI SOLORAYA BERPOTO DI MIMBAR SAAT ACARA.BELUM DI MUALAI

Jakarta – Semangat memperkuat peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) kembali digaungkan dalam kegiatan Rapimnas dan Dies Natalis ke-27 PABPDSI yang digelar di Auditorium Kementerian Desa, Kalibata, Jakarta, Rabu (7/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri berbagai perwakilan BPD dari seluruh Indonesia, termasuk Koordinator PABPDSI SOLO RAYA, Wisnu Widiatmoko, SE  bersama rombongan dari Sragen.

Kehadiran rombongan Soloraya menjadi bentuk komitmen nyata dalam mendukung penguatan kelembagaan desa sekaligus mempererat solidaritas antaranggota BPD di tingkat nasional. Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Soloraya PABPDSI menyampaikan bahwa pihaknya sengaja datang dari Sragen menuju Jakarta untuk ikut menyukseskan kegiatan besar organisasi BPD tersebut.

“Kita berangkat dari Sragen menuju Jakarta bersama rombongan. Kemarin kita juga sudah hadir dalam agenda sebelumnya, maka hari ini kita kembali ikut meramaikan Dies Natalis ke-27 BPD dan Rapimnas PABPDSI sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan BPD seluruh Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, momentum Dies Natalis bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi ruang konsolidasi nasional bagi seluruh anggota BPD agar semakin solid dalam mengawal pembangunan desa. Ia menilai keberadaan BPD memiliki posisi penting sebagai mitra pemerintah desa dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.

Dalam Rapimnas tersebut, berbagai isu strategis turut dibahas, mulai dari penguatan kapasitas anggota BPD, peningkatan kesejahteraan, perlindungan hukum, hingga dorongan agar regulasi pemerintah pusat semakin memberikan ruang dan perhatian terhadap kelembagaan BPD di desa.

Para peserta juga menegaskan bahwa pembangunan desa tidak dapat berjalan maksimal tanpa adanya sinergi antara pemerintah desa, BPD, masyarakat, dan pemerintah pusat. Oleh karena itu, forum nasional ini menjadi wadah penting untuk menyampaikan aspirasi desa secara langsung kepada pemerintah.

Selain itu, kegiatan Rapimnas dan Dies Natalis ke-27 PABPDSI juga menjadi momentum deklaratif bahwa organisasi BPD nasional siap berkontribusi penuh dalam menyukseskan berbagai program pemerintah pusat demi mempercepat pembangunan desa sebagai fondasi utama kemajuan bangsa.

Dari Auditorium Kementerian Desa di Kalibata, semangat persatuan dan penguatan desa kembali dipertegas. Desa dinilai bukan sekadar objek pembangunan, melainkan kekuatan utama dalam menentukan masa depan Indonesia. Dengan jumlah desa yang sangat besar di seluruh Nusantara, pembangunan yang dimulai dari desa diyakini akan membawa dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, hingga ketahanan sosial bangsa.

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Para peserta yang datang dari berbagai daerah tampak antusias mengikuti rangkaian acara, mulai dari rapat pimpinan nasional, diskusi kebijakan desa, hingga peringatan hari lahir organisasi BPD tersebut.

Koordinator Soloraya PABPDSI berharap hasil Rapimnas dapat membawa dampak nyata bagi anggota BPD di daerah, terutama terkait penguatan peran, peningkatan kapasitas, serta dukungan regulasi dari pemerintah pusat.

“Kami berharap ke depan BPD semakin kuat, semakin diperhatikan, dan mampu menjadi garda terdepan dalam mengawal aspirasi masyarakat desa. Karena kemajuan Indonesia berawal dari desa yang maju dan mandiri,” pungkasnya.

ROMBONGAN DARI SOLORAYA SAAT POTO DI LOKASI ACARA 


Posting Komentar

0 Komentar