
KEPALA UMKM BSI SAAT MEMBERIKAN SAMBUTAN DALAM ACARA INI
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta kembali mendapat suntikan semangat dan wawasan baru melalui pelatihan bertema pelayanan dan strategi pemasaran yang digelar di BSI UMKM Center Yogyakarta, Kamis (21/5/2026). Kegiatan bertajuk “The Power of Hospitality: Saat Pelayanan Jadi Strategi Marketing” tersebut menjadi ruang belajar sekaligus ajang memperkuat kualitas layanan pelaku usaha di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.
Pelatihan yang berlangsung di BSI UMKM Center Yogyakarta, Jalan Doktor Sutomo No 8, Baciro, Gondokusuman, Yogyakarta itu menghadirkan narasumber praktisi bisnis sekaligus Business Development IFRAME Group, Begjo Susanto. Dalam sesi pemaparannya, Begjo menekankan bahwa pelayanan bukan lagi sekadar pelengkap usaha, melainkan telah menjadi strategi marketing paling efektif di era digital dan persaingan modern saat ini.
Menurutnya, banyak usaha kecil yang mampu bertahan bahkan berkembang bukan karena modal besar, tetapi karena mampu membangun pengalaman positif kepada pelanggan. “Pelayanan yang ramah, cepat, dan tulus akan menciptakan pelanggan loyal. Ketika pelanggan merasa dihargai, mereka akan dengan sendirinya menjadi media promosi terbaik bagi usaha kita,” ujarnya di hadapan peserta pelatihan.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti materi yang membahas pentingnya hospitality dalam meningkatkan nilai usaha. Tidak hanya teori, peserta juga diajak memahami bagaimana cara membangun komunikasi yang baik dengan pelanggan, menciptakan pengalaman belanja yang menyenangkan, hingga memanfaatkan pelayanan sebagai kekuatan branding usaha.
Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan kapasitas UMKM lokal agar mampu naik kelas. Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan perilaku konsumen, pelaku usaha dinilai perlu beradaptasi dengan pendekatan pemasaran yang lebih humanis dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
Panitia pelaksana menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu membuka pola pikir baru para pelaku UMKM bahwa keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan kualitas produk, namun juga kualitas pelayanan. Dengan pelayanan yang baik, usaha kecil dapat memiliki daya saing tinggi dan membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen.
Selain menjadi wadah peningkatan kapasitas, pelatihan tersebut juga menjadi momentum memperluas jejaring antarpelaku usaha. Peserta dari berbagai sektor usaha tampak saling bertukar pengalaman, ide bisnis, hingga strategi menghadapi tantangan pasar.
Melalui kegiatan ini, semangat membangun UMKM yang lebih profesional, kreatif, dan berdaya saing terus digaungkan. Para peserta pun berharap pelatihan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan agar pelaku UMKM semakin siap menghadapi perkembangan dunia usaha yang dinamis dan kompetitif.
![]() |
| SAAT MENYAPA PARA PESERTA |

0 Komentar